Minggu, 30 Januari 2011

”BERIBADAT” LAH UNTUK PILKADA



”BERIBADAT” LAH UNTUK PILKADA
Oleh : Abdul Basyid

       Di tahun 2010 ini, ada 17 daerah tingkat dua di Jawa Tengah yang menyelenggarakan pesta demokrasi.  Salah satunya adalah kabupaten Kendal  yang pelaksanaannya hari Minggu tanggal 6 Juni 2010. Bahkan rencana tersebut telah disosialisaikan jauh –jauh hari dengan harapan masyarakat Kendal dapat berpartisipasi. .
        Terlepas dari sosialisasi atau promosi, masyarakat berharap pilkada tahun ini membawa kemaslahatan bagi kabupaten Kendal. Sehingga predikat  kurang baik untuk kabupaten ini dapat  tertutupi dengan proses pilkada yang fair play , elegan, dan penuh tanggung jawab.
         Untuk menghindari rendahnya partisipasi masyarakat dalam pilkada perlu disusun formula yang tepat sehinngga masyarakat termotivasi datang untuk menyampaikan hak suaranya sehingga masyarakat Kendalah yang menjadi pemenang utama dalam kegiatan tersebut. Salah satunya cara adalah dengan  mengangkat Slogan Beribadat sebagai nafas dalam pemilihan kepala daerah.
Nilai – Nilai Beribadat.
       Beribadat merupakan akronoim dari kata Bersih, Indah, Barokah, Damai, Aman dan Tertib. Kata – kata tersebut mempunyai  nilai – nilai  sekaligus harapan masyarakat kabupaten Kendal. Maka tidak ada salahnya jika nilai – nilai itu menjadi warnai dan barometer pilkada di kabupaten Kendal.
        Bersih. Bersih itu bebas dari kotoran ( KBBI : 125 ). Para calon bupati diharapkan juga seperti itu. Bebas segala berita miring, bebas dari prilaku negatif, atau bebas dari sangkaan korupsi. Mengingat  bupati adalah pejabat negara yang setiap harinya akan menjadi suri tauladan bagi masyarakat.
        Indah. Indah dalam KBBI mempunyai  dua arti. Pertama keadaan enak dipandang dan yang kedua indah berarti peduli ( KBBI : 376 ). Jika menilik arti tersebut dapat di simpulkan bahwa keadaan enak dipandang berhubungan dengan  penataan kondisi lingkungan. Sedangkan peduli mempunyai korelasi dengan kepekaan sosial. Maka sangat relevan bila  kata indah dalam slogan beribadat dijadikan program pada saat kampaye. daripada saling mencerca atau menyerang calon yang lain (black campaign). Isu kampaye yang pas dengan kata indah seperti strategi pengestasan kemiskinan, peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan murah dan berkualitas  di tingkat SMA, dan perlindungan terhadap pedagang kecil dan TKI.
        Barokah. Sebuah kata yang sering diucapkan, namun sulit untuk dijabarkan tapi dapat dirasakan. Kata barokah tidak ditemukan dalam KBBI. Yang ada kata Berkah. Berkah bermakna karunia tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia (KBBI:124). Dapatkah  hasil pilkada di kabupaten Kendal membawa berkah ? Kalau kita lihat akhir – akhir ini di seluruh Indonesia banyaknya persoalan yang menimpa pejabat negara  berujung di penjara. Masya allah.
         Cukuplah itu berhenti sampai di sini. Semoga pilkada di kabupaten Kendal memunculkan orang – orang yang membawa manfaat untuk kemajuan dan  kemakmuran masyarakat Kendal. Cerita masa lalu biarlah menjadi potret buram dan bahan renungan bersama.
         Damai. Damai bermakna tidak ada kerusuhan, aman, dan  rukun ( KBBI: 207). Menang sesuatu yang idamkan, kalah jangan sampai terjadi itulah cita -  cita para kontestan. Jika itu terus terpatri dibenaknya maka akan membawa dampak luar biasa. Yang ujung – ujungnya tidak dapat menerima hasil dari pilkada. Sehingga muncullah prilaku anarkhis.
           Rrilaku anarkhis sering mewarnai pelaksanaan pikada. Secara umum anarkhis dikelompokkan menjadi tiga yakni anarkhis prapemilihan, saat pemilihan, dan pascapemilihan. Anarkhis prapemilihan  seperti kampaye hitam, serangan fajar, atau pada tataran administrasi seperti DPT yang tidak valid, paksaan terhadap KPU, kertas suara yang rusak. Anarkhis di saat pemilihan juga sering muncul. Apakah itu pesanan atau rendahnya kualitas pelaksana. Seperti KPPS membiarkan para saksi berkeliaran di dekat bilik suara, meloloskan orang memilih dua kali.  Anarkhis pascapemilihan merupakan imbas dari dua anarkhis di depan. Yang akhirnya memunculkan brutalisme di tingkat bawah.           
         Aman. Banyak cerita tentang  ketidakpuasan hasil pilkada. Yang akhirnya memunculkan gejolak di daerah tersebut hingga berlarut – larut. Jika hal itu tidak diantisipasi sejak awal oleh para kontestan dan panitia penyelengra (KPU)ketentraman daerah itu menjadi taruhannya. Kondisi ini jelas bertentangan dengan kata aman yang diisyaratkan dalam kendal beribadat. Aman bermakna tentram ( KBBI: 29). Untuk itu mari kita canangkan empat aman yakni aman persiapan, aman pelaksanaan, aman perhitungan dan aman pelantikan.
         Tertib.  Tertib adalah teratur / sesuai dengan aturan (KBBI:1049). Dari definisi tertib sudah jelas pilkada dapat berjalan lancar jika semua kontestan mematuhi aturan yang berlaku. Hindari hal – hal yang tidak sehat seperti kampanye sebelum waktunya, mobilisasi PNS, saling fitnah, dll.  
           Ayo sudah saatnya kedepankan nilai beribadat pada saat pemilihan kepala daerah di kabupaten Kendal. Perkara siapa yang menang sepenuhnya adalah irodat Nya yang Maha Kuasa.
          
Abdul Basyid
 Penulis adalah sekretaris
Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia
(Lesbumi) Kecamatan Kaliwungu Selatan
tinggal di Perum. Kaliwungu Indah.

1 komentar:

  1. Pak kok g ada postingan tentang deskripsi perumahan kaliwungu indah... sy cr di google g ada,, besok-besok posting ya pak
    hehehe....

    BalasHapus