Refleksi Makna Warna Bendera
Oleh : Abdul Basyid, S.Pd
Menjadi satu yang menarik ketika melihat sekumpulan bendera berjajar. Dengan warna dan gambar yang beraneka rupa. Kemeriahan kibaran mengusik cerita lama yakni bahwa warna dan gambar merupakan perlambang / isyarat sebuah organisasi. Sehingga orang dapat menerka – terka kemana organisasi ini akan dibawa.
Lalu bagaimana dengan merah putih ? Merah putih adalah warna bendera bangsa Indonesia. Hal ini telah tegaskan dalam UUD 1945 yakni pasal 35. Dengan demikian tidak ada dalih untuk mengibarkan bendera kebangsaan selain warna merah putih di seluruh negeri – dari Sabang sampai Merauke.
Pengibaran bendera kebangsaan selain merah putih jelas suatu pelanggaran konstitusi. Pun melukai hati pejuang negeri ini. Selain alasan tersebut merah putih mempunyai nilai – nilai yang luar biasa untuk negeri ini. Sepeti nilai historis, patriotis, nasionalis, dan kebersamaan.
Arti Merah Putih
Suatu hari, seorang guru SD kelas V tengah bercerita tentang makna dari warna sangsaka merah putih. Dengan semangat berapi – api beliu menjelaskan hakikat dari warna merah. Katanya merah itu berani, merah itu semangat, merah itu pantang menyerah sambil tangannya mengepal ke atas. Lalu diapun memberikan contoh prilaku yang mencerminkan warna merah di kehidupan sehari – hari. Seperti tegas dalam mengambil keputusan, pantang menyerah dalam bekerja dan belajar, loyal dan hormat terhadap peraturan. Dan diapun tak lupa dia mengambil contoh para pahlawan negeri ini. Seperti Pangeran Diponegoro, Bung Hatta, Hasanudin, dan Jendral Sudirman.
Selesai bercerita tentang hakikat warna merah pada bendera Indonesia, sang gurupun mulai menjelaskan tentang hakikat warna putih. Dengan kelembutan seorang guru dia mengatakan bahwa putih itu suci, putih itu ikhlas atau tanpa pamrih, putih itu kejujuran. Diapun tak lupa memberi contoh prilaku yang menyimpang dari makna warna putih. Seperti korupsi, berdusta, manipulasi, pungli, dll.
Selesai menjelaskan hakikat warna bendera, Sang guru SD kelas V meminta kepada siswanya tatkala upacara bendera harus tertib dan tenang, apalagi disaat pengibaran sangsaka merah putih. Muridpun terdiam mendengar ajakan dari sang guru.
Selesai menjelaskan dan menyampiakan himbauan sang guru memberi waktu kepada anak didiknya untuk bertanya.
Siapa yang kurang jelas ... ?
Silahkan bertanya .... ! kata Sang guru.
Dengan agak takut Dita bertanya.
" Bu ! Apakah adakah kemungkinan bendera Indonesia akan berubah warnanya jika prilaku dari pejabat tidak mencerminkan dari warna merah dan putih ? " Kata Dita.
- " Bu ! Mengapa bendera merah putih yang di kantor - kantor pemerintahan warna kok sudah tidak jelas. Apakah itu gambaran dari prilaku pejabat kita ? " kata Mamat
" Bu ! Mengapa bendera kita tidak mau berkibar dengan gagahnya di negeri ini ? Apakah itu sebagai isyarat kalau di negeri ini tidak kompak lagi antara pemerintah dan yang diperintah ? "Kata Manurung.
Mendengar pertanyaan dari murid – muridnya sang guru itu pun mengatakan” baiklah anak – anakku dari pertanyaan itu ibu guru akan berusaha untuk menjawab tapi setelah melihat fakta di lapangan agar jawaban ibu nanti tidak menjadi fitnah”. Insyaallah !
Abdul Basyid, S.Pd
Tidak ada komentar:
Posting Komentar