Minggu, 30 Januari 2011

Nilai Mandiri Upacara Bendera

Nilai Mandiri Upacara Bendera
Oleh : Abdul Basyid, S.Pd

       Pagi itu  anak – anak berseragam lengkap  berduyun – duyun ke lapangan. Mereka terus berbanjar membentuk barisan dengan sikap yang sempurna. Pemandangan ini terus terjadi setiap pukul 07.00 pada hari Senin. Kondisi ini terus berlangsung sepanjang masa. Lebih hebatnya lagi anak melaksanakan rutinitas dengan penuh kesadaran. Mereka yang bertugaspun telah terlebih dahulu berada di lapangan. Peristiwa ini terkadang diabadikan oleh sekolah sebagai bentuk prestasi tersendiri.
       Lalu apa itu  upacara ? Upacara adalah kegiatan yang dilaksanakan di dalam atau di luar ruangan ( lapangan ) yang urut – urutan acaranya telah ditentukan atau ditetapkan oleh kantor / instansi yang terkait. Contoh upacara sekolah, upacara Hardiknas, upacara
Sumpah Pemuda. Untuk upacara sekolah berarti semua acaranya telah disesuaikan dengan Tata Upacara Bendera ( TUB ) yang dikeluarklan oleh departemen pendidikan dan olahraga.
        Mengapa setiap sekolah menyelenggarakan upacara bendera ? Banyak alasan yang disampaikan. Tapi secara umum sekolah setuju jika upacara dilaksanakan secar rutin di sekolah. Lalu bagaimana dengan siswanya ? Apakan mereka sepakat ! Untuk itu agar tidak terjadi kerancuan perlunya disampaikan kepada siswa bahwa upacara bukan semata – semata menunggu teriknya matahari. Tetapi ada tujuan dan manfaat yang lain. Seperti menumbuhkan rasa bangga bersekolah, sebagai ajang ta’aruf dan kompetisi antarkelas, tempat menyampaikan informasi dari sekolah, dan memotivasi siswa.

Memotivasi Siswa
          Motivasi  kepada siswa tidak harus disampaikan dengan bahasa verbal di kelas. Namun dapat pula motivasi disampaikan dalam bentuk nonverbal. Penyampaian motivasi nonverbal dapat dilaksanakan di saat upacara bendera. Yakni dengan cara penyampaian / penyerahan hadiah / reward kepada sisewa yang berprestasi. Dengan demikian semua siswa sekolah tersebut tahu jika sekolah sangat perhatian kepada siswa yang telah membuktikan kalau dirinya berjuang untuk sekolah.
          Proses penyerahan tersebut jelas menumbuhkan kebanggaan bagi siswa yang menerima atau yang melihatnya. Momen inilah bagi siswa akan menjadi motivasi tersendiri. Seperti penghargaan untuk siswa yang paling aktif pinjam buku di perpustakaan, kelas tergiat dan terapi dalam kegiatan sekolah, dll). Selain itu dapat penyerahan  prestasi di tingkat kecamatan, kabupaten ataupun yang lebih tinggi lagi.
Nilai upacara
           Kekhikmatan upacara bendera hari Senin sering dinodai oleh siswa yang tidak paham akan manfaat upacara bendera. Kondisi ini  biasanya langsung ditindaklanjuti oleh waka kesiswaan bersama STP2K yang telah berkoordinasi dengan BP.  Harapan dari tidak lanjut tersebut adalah agar upacara pada minggu depan tidak terusik oleh hal – hal  sebagaimana hari   itu.
         Kemudian selesai upacara pun diabsen untuk mengetahui siapa siswa yang tidak ikut upacara dan apa alasannya. Jika benar tidak ikut karena kesengajaan mereka juga diberi sanksi.
           Lalu bagaimana mereka yang selalu aktif upacara bahkan menjadi petugasnya ? Apakah sekolah memberikan nilai tersendiri ? Kondisi inilah yang sering kita lupa. Ketika ditanya jawabannyapun standar yakni nilai upacara inklud pada nilai PKn. Benarkah ? Padahal kalau kita lihat upacara merupakan bagian dari kegiatan kesiswaan. Terutama sekbib bela negara.
           Untuk itu, bagaimana jika pada raport siswa ada ruang tersendiri untuk nilai upacara. Alasannya
 1) Upacara dilaksanakan rutin pada hari Senin dan selalu diabsen;
 2) Adanya alokasi waktu yang terprogram yakni 1 jam pelajaran;
 3) Siswa harus berseragam OSIS lengkap;
 4) Adanya indikator yang jelas dari kegiatan upacara. 
           Semoga dengan adanya ruang penilaian tersendiri untuk upacara berbendera dapat
memberi rasa keadilan bagi siswa yang aktif dan yang selalu bolos di kala upacara bendera.
                                                                                             
   Abdul Basyid, S.Pd
   Pengajar di SMA N 1 Kaliwungu 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar